Industri Tahu Pak Slamet Terus Berkembang

0
52

OKU, OS

Diperlukan keberanian dan keyakinan dalam berkecimpung di industri tahu. Kendati usaha tahu terkesan sepele, namun dibalik itu, manajemen industri kecil terkadang diharuskan mengambil keputusan cepat, termasuk bagaimana bertahan ditengah harga kedelai impor membumbung tinggi.

Slamet contohnya, meski awal usahanya hanya berbekal modal tak seberapa banyak, namun berkat kegigihannya, ia mampu mengembangkan usaha tahu hingga saat ini.

“Setelah mengantongi ijin industri dan melengkapi syarat industri kecil menengah lainnya, usaha kami beri nama Industri Tahu Pak Slamet,” terang Slamet disela kegiatannya, Jumat (8/11/2019).

Dikatakan pemilik usaha tahu yang berdekatan dengan Jembatan Ogan 4 tepatnya Desa Tanjung Baru Baturaja Timur ini, sedikitnya 50 kilo kedelai dihabiskan untuk bahan baku tahu setiap harinya.

“Kebutuhan kedelai sebulan rata-rata 150 kilo. Selain mempromosikan tahu, kami juga disini menawarkan peluang usaha kepada warga yang ingin terjun di industri tahu,” terangnya.

Dirinya mengatakan, bagi pemula dapat melihat proses pembuatan tahu langsung ditempatnya. Ia mengatakan,  dengan metode langsung praktek, diharapkan kemampuan pembuatan tahu dapat lebih mudah dimengerti.

“Beda dengan lain, disini kan bisa di praktekkan langsung, termasuk juga bagaimana mengolah limbah hingga menghasilkan uang kembali,” ujarnya.

Diteruskan Slamet, ditempatnya limbah tahu dikelola secara profesional. Sisa tahu tersebut diolah hingga menjadi padat dan cair. Ia mengatakan, limbah berbentuk padat putih kental menurutnya, masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku Oncom.

“Sedangkan limbah cair dialirkan di penampungan khusus di dalam tanah. Dengan teknis tertentu, limbah tersebut mengurai hingga dipastikan aman untuk lingkungan,” katanya.

Sebagai motivasi, Slamet mengungkapkan, tidak perlu ragu menjalankan usaha kecil seperti dirinya. Ia mengatakan, jangan mengira karena tinggal di sebuah kota kecil, lantas kita tak bisa sukses menjadi seorang pengusaha.

Ia mengatakan peluang usaha tahu masih menjanjikan. Dilanjutkannya, jika sebelumnya tahu hanya dianggap sebagai makanan rakyat yang dijual di pasar-pasar tradisional dengan kisaran harga yang sangat murah, namun seiring dengan pertumbuhan usaha kuliner baru seperti tahu bulat dan lainnya, secara tidak langsung meningkatkan permintaan. (Hendri)

 

 

LEAVE A REPLY