Bupati OKU Kuryana Azis Serahkan Penghargaan Kepada 7 OPD Di Pemkab OKU

0
126

Baturaja, Oborsumatera.com

Bupati Ogan Komering Ulu Drs.H.Kuryana aziz menghadiri kegiatan rutin bulanan dengan melaksanakan apel gabungan bertempat di halaman Pemkab OKU Senin (02/03). Tujuan apel gabungan yang dilaksanakan setiap satu bulannya yakni untuk mempererat silaturahmi, dan sebagai wadah penyampaian informasi dan bahan evaluasi pada setiap bulan.

Acara yang dikemas dengan Apel bulanan dihadiri seluruh gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekda OKU, Asisten, Staf Ahli, Struktural dan Fungsional, ASN, dan TKS  dilingkungan pemerintahan Kabupaten OKU sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para OPD di lingkungan Pemkab OKU.

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis mengatakan berdasarkan laporan Sekda dan tim dari pantauan di setiap OPD, masih banyak ASN yang masih datang terlambat, pulang cepat dan bahkan tidak hadir sama sekali.

Dalam hal ini, Bupati OKU  minta agar ASN dapat meningkatkan disiplin kerja, karena telah diatur dalam Peraturan Pemerintah tentang disiplin pegawai. Ini juga tentunya berdampak kepada penerimaan tunjangan kinerja yang didapat para ASN tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, mulai hari ini diberlakukan absensi sistem finger print yang semula diberlakukan pada bulan April nanti,  dimaksudkan untuk tidak ada lagi ASN yang malas, seperti datang terlambat, dan pulang lebih cepat.

Pada tahun 2020 ini, bangsa kita melaksanakan sensus penduduk. Sensus penduduk tahun 2020 ini berbeda dengan sensus penduduk pada tahun 2010 yang lalu, karena data yang diisi lebih banyak, seperti masalah pemakaian air bersih, Sanitasi dan lainnya yang berguna untuk bahan pelaksanaan pembangunan kedepan.

Untuk itu, kepada selurruh ASN dan masyarakat dapat memberikan data yang jelas dan lengkap, waktu diperlukan sekitar 7 menit.

Lebih lanjut Kuryana Azis mengatakan bagi OPD yang melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik agar segera dilaksanakan sesuai tender yang telah ditetapkan.

Selain itu tahun ini adalah tahun politik, jadi diharapkan kepada ASN untuk tidak ikut berpolitik, apalagi memihak salah satu pasangan calon kepala daerah, ASN harus netral karena sudah diatur dalam undang-undang.

Diingatkan pula kepada seluruh pejabat mulai dari esselon IV sampai esselon II agar secepat mungkin dapat menyelesaikan pengisian LHKPN, seperti diketahui   pada tahun sebelumnya Kab OKU dalam pengisian LHKPN, pemerintah pusat mengapresiasi Kab OKU dengan predikat cukup baik, pada tahun ini predikat tersebut dapat lebih ditingkatkan.

Usai acara Bupati OKU menyerahkan piagam penghargaan bagi OPD penyelenggara pelayanan publik  dilingkungan Pemkab OKU yang telah di evaluasi oleh Ombudsman RI dan Kemenpan RB tahun 2019.

Berdasarkan hasil pemeriksaan  penerapan kepatuhan standard pelayanan publik, Pemkab OKU masuk ke dalam zona hijau mendapat penilaian 94,20 dengan predikat kepatuhan tinggi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada 7 OPD yaitu, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi Usaha Kecil  dan Menengah, dan Dinas Perikanan dan Peternakan.

Sedangkan penilaian dari Kemenpan RB tentang pedoman penilaian kinerja unit penyelenggara pelayanan publik diberikan kepada 3 OPD, yaitu RSUD Ibnu Sutowo dengan predikat B (baik), DPMPTSP dengan predikat B- (baik dengan catatan), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan predikat B-.(Baik dengan catatan). (Hendri)

LEAVE A REPLY